Kamis, 14 April 2011

BAGAIMANA MENJADI PEMIMPIN EFEKTIF.???

Dalam sejarah peradaban manusia, organisasi sedikit banyak tergantung pada sekelompok kecil manusia penyelenggara organisasi. Bahkan dapat dikatakan kemajuan umat manusia datangnya dari sejumlah kecil orang-orang istimewa yang tampil kedepan. Orang-orang ini adalah perintis, pelopor, ahli-ahli pikir, pencipta dan ahli organisasi. Sekelompok orang-orang istimewa inilah yang disebut pemimpin. Oleh karenanya kepemimpinan seseorang merupakan kunci dari manajemen. Para pemimpin dalam menjalankan tugasnya tidak hanya bertanggungjawab kepada atasannya, pemilik, dan tercapainya tujuan organisasi, mereka juga bertanggungjawab terhadap masalah-masalah internal organisasi termasuk di dalamnya tanggung jawab terhadap pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia. Secara eksternal, para pemimpin memiliki tanggungjawab sosial kemasyarakatan atau akuntabilitas publik. Tentunya untuk mempertanggung jawabkan kepemimpinanya seorang pemimipin harus dapat melakukan secara efektif dengan semua pihak, baik internal maupun eksternal.
Menjadi pemimpin tidaklah muadah, karena pemimpin tidak dilahirkan begitu saja. Tetapi perlu proses pembentukan dan belajar menjadi seorang pemimpin. Karena Kekuatan dan kewenangan yang dimiliki pemimpin bertujuan untuk melegitimasi kepemimpinan dan seharusnya tidak untuk menciptakan ketakutan. Peningkatan diri dalam pengetahuan, ketrampilan dan sikap sangat dibutuhkan untuk menciptakan seorang pemimpin yang berpinsip karena seorang pemimpin seharusnya tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga emosional (IQ, EQ dan SQ).
Banyak sekali definisi dan teori tentang kepemimpinan, antara lain :
a. Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi, dalam situasi tertentu dan langsung melalui proses komunikasi untuk mencapai satu atau beberapa tujuan tertentu (Tannebaum, Weschler and Nassarik, 1961, 24).
b.ContingencyTheory: Efektivitaspimpinanyang berorientasi pada tugas(taskoriented) atau berorientasi pad relasi(relation oriented) akan bergantung pada corak tuntutan situasi(Fiedler).
c.Teori Sifat (Karakteristik) Kepribadian Trait Theories. Seseorg dpt menjadi pemimpin apabila memiliki sifat yang dibutuhkan oleh seorang pemimpin keberhasilan seorang pemimpin ditentukan oleh sifat kepribadian baik secara fisik maupun psikologis
Keefektifan pemimpin ditentukan oleh sifat, perangai atau ciri kepribadian yang bukan saja bersumber dari bakat, tapi dari pengalaman dan hasil belajar
d. SituationalTheory: Kepemimpian dipengaruhi oleh situasi dimana faktor-faktor tertentu dari situasi menentukan ciri-ciri pemimpin yang sesuai tuk situasi tertentu. Munculnya pemimpin dalam suatu organisasi tergantung pada aspek karakteristik birokrasi, organisasi informal, karakteristik hubungan antara atasan bawahan, rancangan tugas yang memungkinkan individu mencapai aktualisasi diri dan aspek kesesuaian antara sasaran organisasi dengan sasaran individual para anggotanya(Bennis, 198

Dari beberapa definisi dan teori diatas dapat saya simpulkan bahwa untuk menjadi pemimpin yang efektif perlu memiliki kemampuan memimpin yang berbeda dengan orang lain, di antaranya yaitu :
1.Menjadi komunikator efektif
Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan berkomunikasi diatas rata-rata, karena pemimpin akan menghadapi berbagai macam karakter manusia. Komunikasi yang baik akan membuat orang yang menjadi lawan bicaranya merasa nyaman dan segan. Contohnya presiden pertama kita bapak Ir.Soekarno, siapa yang tidak kenal beliau. Beliau adalah sosok orator/pembicara yang baik, bisa membakar semangat dan memotivasi yang dipimpinya.
2.Menjadi pimpinan yang berorientasi task sekaligus relationship
Corak tuntutan situasi ditentukan oleh baik atau tidaknya hubungan pimpinan-bawahan, kompleksitas & kejelasan struktur tugas serta mudah-sulitnya tugas tersebut dilaksanakan. Pemimpin tidak hanya berorientasi pada beban tugas yang diberikan kepada bawahanya saja, tetapi harus memperhatikan juga pola hubungan yang baik antara atasan dengan bawahan. Misalnya dengan melakukan liburan bersama, sehingga atasan dan bawahan terjalin relationship yang baik.
3.Hati-hati mengambil keputusan
Pemimpin harus matang dalam mengambil keputusan baik itu yang sifatnya urgen maupun yang rutin. Karena di dalam sebuah organisasi kita adalah sebuah team work. Segala keputusaan yang berhubungan dengan iorganisasi harus diketahui semuanya.
4.Kepemimpinan adalah alur 2 arah
Organisasi yang baik adalah ketika organisasi tersebut menerapkan alur komunikasi 2 arah yaitu top-down dan juga bottom-up. Artinya pimpinan selain sebagai manajer juga harus bisa menerima saran atau masukan dari bawahan sebagai staff dari pimpinan.
5.Belajar mendelegasi
Pemimpin harus bisa memberikan kepercayaan kepada bawahannya untuk dapat melaksanakan sebagian tugas seorang pemimpin. Tidak harus semua harus pemimpin yang menanganinya, karena salah satu fungsi manajer adalah dapat mengorganisir bawahanya.
6.Fleksibel dengan situasi
Artinya bahwa tidak ada satu jalan (kepemimpinan) terbaik untuk mengelola dan mengurus satu organisasi. Akan tetapi harus bisa menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada.
Jadi Pemimpin adalah inti dari manajemen. Ini berarti bahwa manajemen akan tercapai tujuannya jika ada pemimpin. Kepemimpinan hanya dapat dilaksanakan oleh seorang pemimpin. Seorang pemimpin adalah seseorang yang mempunyai keahlian memimpin, mempunyai kemampuan mempengaruhi pendirian/pendapat orang atau sekelompok orang tanpa menanyakan alasan-alasannya. Tulisan ini hanyalah sebagian dari bagaimana menjadi pemimpin yang efektif. Tentunya pembaca bisa mencari referensi yang lainya juga. Thx Muk Ans

Ayahku Motivatorku

DiLahirkan dari kelaurga sederhana di sebuh kampung pinggiran Kayong Utara. Sebuah Keluraga yang menyenangkan dengan 2 saudara laki-laki dan 1 saudara perempuan. Selain saudara-saudara yang kumiliki ada sosok ibu dan ayah di balik kehadiranku di dunia ini. Ibu tidak bisa dipungkiri lagi begitu besar perannya bagi seorang anak. Bagiku ayah tidak kalah besar peranya di bandingkan ibu. Mungkin karena aku seorang laki-laki yang mengidolakan sosok pria yang taguh, perkasa dan cerdas.
Ayah bagiku bagaikan guru dan motivator yang selalu ada disaat dibutuhkan. Ayahku bernama Sohirin, lahir di Purbalingga Jawa Tengah pada 8 Nopember 1960. Beliau adalah sosok yang luar biasa bagiku dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada pada dirinya. Beliau lulusan STM di jawa, kemudian ikut transmigrasi ke Kalimantan. Ketika tranasmigrasi di awal tahun 1985-an beliau menjadi seorang petani layaknya para transmigran laianya. Setelah beberapa tahun, bersama ibuku, ayahku menjadi seorang guru Sekolah Dasar (SD) di kampung kami. Bebapa tahun menjadi guru ternyata tidak membuat ayah berhenti untuk terus berkarya. Tidak pernah kami kira jika beliau akan mengundurkan diri menjadi seorang guru untuk ikut pemilhan kepala desa. Peristiwa itu pada tahun 2003 saat aku kelas 2 Sekolah Menengah Pertama. Alhamdulillah ternyata tuhan memberikan jalan kepada ayahku untuk mengabdi kepada masyarakat, yang ternyata sudah menjadi impian beliau dari muda.
Cerita di atas hanyalah sekelumit bigrafi tentang ayahku. Masih ada banyak cerita bahagia antara diriku dengan ayahku. Masih jelas di ingatanku saat ayah membawaku jalan-jalan, pergi berladang, mendampigku saat belajar, dan banyak lagi yang lainnya. Bagaimana beliau membangunkanku pada waktu subuh untuk mandi, padahal saat itu masih gelap dan dingin. Tapi ayah memaksaku untuk bangun dan ikut mandi bersama beliau, dan ternyata itu menjadi kebiasaanku untuk selalu bangun lebih awal. Setelah mandi beliau mengajakku ke masjid untuk sholat subuh, dilanjutkan pergi ke ladang untuk membersihkan lahan yang akan di Tanami padi. Jam 6 pagi kami pulang kerumah untuk melanjutkan aktivitas seperti biasanya.
Banyak ilmu dan pelajaran yang dapat aku ambil dari sosok ayah sebagai kepala keluarga, guru maupun kepala desa. Beliau mempunyai jiwa pememimpin yang bisa berbaur dengan yang dipimpinnya, walaupun beliau tidak pernah belajar tentang bagaimana memimpin di tempat pendidikan formal sepertiku sekarang. Tapi belaiu bisa memberikan motivasi untuk anak buahnya, terutama anak-anaknya. Seperti saat aku mendaftar ke program studi ini, ayah memberiku masukan dan pendapat yang membutku semangat dan tetap melanjutkan seleksi. Padahal jurusan yang aku ambil sekarang berbeda ketka aku masih SMA.
Itulah sedikit tulisan tentang ayahku sebagai idola dalam hidupku. Ada satu tanggung jawab besar yang ada di pundakku. Bahwa kata kedua namaku (ANSORI) adalah singkatan dari AN(atas nama) SO(sohirin, ayahku) RI (Rikhanah, ibu).

Sabtu, 25 April 2009

ROMANTIKA REMAJA MASA KINI

ku ingin terbang. Sudikah kamu menjadi sayapku?

Kamu adalah fantasi terindahku yang terbit dalam keadaan realiti.

Aku mahu hentikan masa, biar kita sentiasa bercinta.

Kamu adalah mukasurat yang terakhir dalam cerita novel kegemaranku.

Aku hadiahkan kau secebis hatiku, agar hatimu berteman, tak sunyi keseorangan.

Dan maaf. Aku gagal menghalang diri daripada terus mencintai kamu.
Harus diakui bahawa diri kamu berada lebih jauh dari sebuah obsessi.
ini adalah salah satu dari cereita cinta yang aku alami sekarang.

kini dia telah tinggal kan aku disini sendiri.aku tidak tahu sampai kapankah aku harus menunggunya kembali lagi di pelukan aku?

dalam cerita cinta ini begitu banyak kenangan yang indah yang tidak mungkin untuk dapt aku lupakan.karena bersamanya lah hidupku damai.

setiap saat aku berkhayal dan selalu berharap dia akan hadir di hadapan aku.namun itu hanyalah lamunan yang kosong.yang membuahkan derita hari-hariku.

kini aku mencoba untuk bertahan sekuat hati dan jiwa aku.untuk menahan diri dan menutup pintu hati ku untuk wanita lain.karena aku sudah ber janji akan selalu setia dan menunggu sampai dia kembali lagi
suatu saat kami sudah mengikat janji,bila nanti kami ketemu lagi kami akan menerusakan hubungan ini dengan menjalin tali kasih bersama.

Jumat, 24 April 2009

Menabur Benih Selagi Bisa

cinta memang ngk bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Biarpun terkurung dalam asrama, bukan halangan bagi praja prodi ilmu pemerintahan. sudah banyak praja yang mengalami hal semacam ini. sebuah tantangan bagi praja yang telah memiliki seseorang diluar sana. Kesetian menjadi taruhan. tapi inilah hidup memeng harus dilalui walupun kita tidak pernah merencanakannya.